Rumah Developer 90m2 Direnovasi Jadi Makin Homey

Hunian 65m2 milik Yeis yang dinamai Bumina Syakura ini awalnya merupakan bangunan standar developer yang kemudian direnovasi menjadi hunian bergaya Japandi yang cozy dan homey.

Area fasadnya mengusung tampilan modern minimalis dengan dominasi warna putih, aksen kayu, dan elemen besi hitam. Dinding di sisi kanan dan kiri diberi sekat berupa roster bertekstur untuk memberikan privasi dari lingkungan tetangga. Sementara pintu utamanya menggunakan kayu solid bernuansa hangat dengan detail garis vertikal.

Begitu melangkah ke dalam, nuansa hangat langsung terasa pada area foyer yang dirancang sebagai zona transisi sebelum masuk ke ruang utama. Area penerima tamu ini ditata apik dengan kombinasi warna coklat dan putih sehingga menciptakan kesan ruangan yang nyaman.


Area living, dining, dan kitchen rumah ini didesain open plan dengan nuansa white and wood untuk menciptakan kesan ruangan yang hangat dan lapang. Suasananya semakin terasa homey berkat kehadiran lampu gantung ala Jepang yang menjadi focal point sekaligus mempercantik ruangan ini.

Persis di sebelah area living, terdapat area dining yang dibuat menyatu dengan dapur sehingga menciptakan suasana makan bersama keluarga yang hangat tanpa sekat masif. Dapur berukuran 3 x 3 meter ini dirancang berbentuk letter L yang dilengkapi dengan sink, area memasak, hingga coffee corner. Sementara lantainya menggunakan granite tile agar lebih praktis dan mudah dibersihkan saat beraktivitas di dapur.

Berada persis di sebelah area dapur, inner court difungsikan sebagai area bersantai sekaligus menjadi sumber pencahayaan dan sirkulasi alami ke dalam rumah.

Kamar tidur utama berukuran 3 × 3 meter ini mempertahankan tata letak orisinalnya namun ditingkatkan estetikanya dengan penambahan wall panel dan pencahayaan yang lembut. Kasur diletakkan di lantai agar ruangan tidak terasa sempit. Kamar ini dilengkapi jendela kaca besar yang menghadap ke area depan sehingga tetap mendapatkan sirkulasi udara dan pencahayaan yang cukup.


Kamar mandi rumah ini dirancang berkonsep hidden door yang disamarkan dengan wall panel. Berukuran 1,2 x 2,5 meter, ruangan ini berhasil disulap menjadi kamar mandi fungsional yang dilengkapi wastafel, kloset, dan area shower yang didesain lurus segaris. Pemilihan warna hitam dan putih yang kontras juga membuat area ini tampak clean.

Salah satu elemen unik di rumah ini adalah hadirnya musola yang berada tepat di area komunal utama. Lantainya dinaikkan 10 cm untuk menegaskan batas area solat. Sekat kisi-kisi kayu dipilih sebagai pembatas visual yang tidak masif dan menghadirkan sirkulasi udara.


Di lantai atas, terdapat area servis yang mencakup ruang penyimpanan dan ruang cuci jemur yang terlindungi kanopi namun tetap memiliki sirkulasi udara yang baik.
Rumah bergaya Japandi milik Yeis ini dapat menjadi inspirasi bagi yang ingin merenovasi hunian standar developer menjadi rumah yang nyaman dan fungsional melalui tata letak yang efisien dan sesuai kebutuhan.
Klik tautan di bawah untuk melihat video selengkapnya di YouTube WicakMifta!
Photographer: WM

