Rumah Pengusaha Tanaman yang Warm dan Cozy
.avif)
Berdiri di atas lahan seluas 150m2, hunian yang dinamai Mocca Haus ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pemiliknya, Dede, yang merupakan seorang chef sekaligus pengusaha tanaman.

Area fasadnya mencuri perhatian dengan perpaduan gaya brutalist, mid-century modern, dan Bauhaus. Kombinasi dinding bata terracotta dan tanaman Ekor Merak yang menjuntai dari balkon kian mempercantik tampilan luar rumah. Perpaduan material alami dan tanaman hias menciptakan kesan rumah tropis yang asri dan sejuk.

Dede menerjemahkan elemen warna logo brand usahanya, Ruang Tanam Jakarta, melalui material bangunan untuk area pintu utama, yaitu bata terracotta sebagai lambang pot, mosaic tiles warna hijau sebagai daun, pintu kayu coklat sebagai tangkai, dan lantai gelap sebagai media tanam.


Saat melangkah masuk ke area living, suasana hangat dan tenang langsung terasa berkat penerapan konsep open plan. Area ini didominasi perpaduan dinding panel kayu gelap, finishing semen ekspos, serta aksen terracotta pada sofa.

Pencahayaan kuning dari pendant light dan keberadaan sudut pemutar vinyl membuat area ini terasa cozy.


Area dapur terasa hangat dan elegan dengan paduan kabinet kayu gelap serta dinding backsplash hijau. Keberadaan pintu kaca geser berukuran besar menciptakan koneksi visual tanpa sekat antara area dapur dan inner court serta menghadirkan nuansa alam yang menenangkan ke dalam rumah.

Nuansa mid-century sangat terasa pada area dining dengan meja makan kayu klasik dan lampu gantung melingkar yang elegan. Area ini juga sekaligus menjadi zona transisi menuju ke smoking area.


Smoking area dirancang semi terbuka dan berkarakter lewat kehadiran kursi santai bernuansa retro dan asbak bergaya Jepang yang unik. Area ini juga terhubung langsung ke inner court yang dihiasi berbagai tanaman. Perpaduan ini menciptakan nuansa yang privat sekaligus sejuk.

Detail desain area tangga yang menjadi transisi menuju lantai dua dibuat melengkung untuk menghilangkan kesan kaku pada bangunan.

Saat melangkah ke kamar tidur utama di lantai dua, nuansa hangat terasa berkat perpaduan warna terracotta dan sage green pada dinding kamar. Ruangan berukuran 4 x 5 meter ini juga terasa lapang berkat penggunaan pintu kaca geser berukuran besar sebagai penghubung antara kamar dan balkon luar.

Tepat di samping balkon, terdapat ruang yang difungsikan sebagai area kerja dengan posisi meja persis di depan canted window yang unik. Desain jendela tersebut tidak hanya menjadi focal point, tapi juga memberikan sudut pandang yang lebih luas ke area luar rumah.

Area kamar mandi utama dirancang dengan perpaduan warna abu-abu serta motif hexagon pada salah satu dinding kamar mandi dan vanity sehingga menciptakan nuansa yang berbeda.


Dede memaksimalkan area rooftop di rumahnya sebagai greenhouse untuk menyimpan koleksi tanaman Monstera miliknya. Area tersebut dirancang dengan sistem cell deck agar ruangan tetap sejuk meski tidak menggunakan AC.
Rumah bergaya mid-century dan brutalism ini menonjolkan integrasi tanaman hias di beberapa sudut, mulai dari pemandangan inner court di area dapur hingga greenhouse di lantai atas. Setiap ruangannya dirancang hangat dan fungsional, menjadikannya inspirasi hunian asri yang menyatu dengan alam.
Klik tautan di bawah untuk melihat video selengkapnya di YouTube WicakMifta!
Desain by: Dede
Photographer : WM


