Rumah Minimalis 8x13 dengan Budget Realistis

Hunian seluas 72m2 milik Anti dan Fikri yang dinamai Bumi Sagara ini awalnya merupakan rumah standar developer yang kemudian direnovasi menjadi hunian bergaya minimalis Japandi dengan layout yang cukup berbeda dari rumah pada umumnya, namun tetap fungsional dan sesuai kebutuhan.

Area fasad masih mempertahankan bentuk aslinya dengan dominasi warna putih serta penambahan roster dan pagar rendah yang dirancang untuk melindungi privasi dan keamanan dari luar.

Teras depan dirancang ringkas dengan penataan kursi dan meja di dekat bukaan kaca. Penggunaan lantai wood decking juga turut memberikan kesan hangat saat memasuki rumah.

Begitu melangkah ke dalam, langsung terlihat ruang tamu yang merupakan hasil alih fungsi dari taman. Penggunaan material SPC motif kayu yang dipadukan dengan furnitur bernuansa coklat dan putih khas Japandi membuat ruangan ini terasa homey.

Area living, dining, dan kitchen dirancang berkonsep open plan sehingga area komunal rumah ini terasa lapang dan menyatu secara harmonis. Ruang keluarga difungsikan secara multifungsi sebagai tempat menonton televisi bersama dan area bermain anak.

Persis di sebelah ruang keluarga, terdapat ruang makan dan dapur yang dibuat menyatu sehingga menciptakan suasana makan yang intimate bersama keluarga. Area dining dilengkapi meja dan kursi makan bernuansa kayu. Sementara area dapurnya dirancang segaris dengan kitchen set yang didominasi warna putih, sehingga kombinasi kedua warna tersebut menciptakan kesan yang hangat.

Suasana nyaman dan tenang terasa saat memasuki kamar tidur utama dengan penataan furnitur yang efisien. Perpaduan warna white and wood juga semakin menambah kesan hangat pada ruangan ini.

Kamar anak dirancang compact berukuran 2,5 x 3 meter dengan single bed yang ditata di sudut ruangan. Suasananya terasa lebih playful berkat dekorasi warna-warni yang membuat ruangan terlihat lebih ceria.

Kamar mandi rumah ini mengusung konsep modern minimalis dengan pembagian area basah dan kering serta dominasi warna putih sehingga ruangan tampak clean dan lapang.

Persis di sebelah kamar mandi, terdapat laundry room yang dirancang ringkas dengan penataan mesin cuci di sudut serta atap skylight untuk pencahayaan alami. Meski ruangannya mungil, namun seluruh peralatan cuci dan jemur ditata rapi di dalam kabinet sehingga tampilannya tetap rapi.
Anti dan Fikri berhasil menyulap rumah bawaan developer menjadi sebuah rumah tinggal yang hangat dan nyaman melalui tata letak yang efisien dan fungsional. Bumi Sagara dapat menjadi inspirasi bagi yang menginginkan hunian satu lantai yang compact, namun dapat menjawab semua kebutuhan ruang bagi keluarga kecil.
Klik tautan di bawah untuk melihat video selengkapnya di YouTube WicakMifta!
Photographer: WM


