Rumah Ala Jawa tapi di Tengah Kota

Hunian yang berdiri di lahan 500m2 ini dirancang untuk mewujudkan impian Endi Nila Kandi yang ingin membawa suasana autentik Jogja ke Jakarta. Rumah bergaya tradisional ini seolah menjadi oase di tengah modernitas arsitektur perkotaan.

Perpaduan pintu gebyok antik, lantai tegel klasik, elemen furnitur kayu, serta tanaman hijau membuat area fasad rumah ini kental dengan nuansa Jawa serta menciptakan kesan rumah tinggal yang sejuk dan berkarakter.


Begitu melangkah ke dalam, kesan tradisional terasa pada area living yang didominasi furnitur kayu bernuansa coklat tua serta lantai tegel kembang warna hijau dan kuning yang membuat suasananya hangat dan tenang. Ornamen dekorasi berupa figura foto, payung, jam, serta lemari tua juga turut mempertegas kesan vintage pada rumah ini.

Sementara area diningnya dirancang semi terbuka dan diposisikan di area transisi menuju ke dapur dengan rounded table bermaterial kayu klasik. Pemandangan ke arah taman tengah juga turut menciptakan nuansa yang teduh pada area makan.


Pengulangan perpaduan warna kuning dan hijau kembali muncul pada area dapur yang berada persis di sebelah area dining. Area dapur ini dilengkapi peralatan masak serta dekorasi antik yang menambah kesan vintage pada ruangan.

Kamar tidur utama rumah ini dirancang antik dengan ranjang kayu kuno yang dilengkapi kelambu. Kamar ini juga memiliki bukaan jendela besar sebagai sumber sirkulasi udara dan pencahayaan alami serta memiliki akses pintu penghubung menuju kamar tamu.


Keselarasan desain juga tampak pada area kamar mandi utama bergaya klasik yang terinspirasi dari interior hotel di Surabaya. Nuansa vintage kian terasa berkat kombinasi bathtub berdesain antik dan kloset bergaya klasik.

Menjadi area favorit pemilik, taman tengah ini dipenuhi vegetasi seperti monstera dan sirih gading. Suasana di area ini terasa sejuk dan menenangkan berkat suara gemericik air mancur yang berada di tengah taman.

Di dekat taman tengah juga terdapat salah satu sudut ruangan yang dimanfaatkan sebagai area bersantai lengkap dengan kursi kayu dan figura yang berisi beberapa penghargaan pemilik rumah yang disusun rapi di dinding.

Berada di sekitar area taman tengah dan taman belakang, area santai ini dilengkapi daybed yang dikelilingi rimbunnya tanaman monstera. Tempat ini menjadi sudut favorit pemilik untuk beristirahat, membaca, atau sekadar bersantai menikmati udara segar.

Rumah ini juga memiliki akses belakang yang difungsikan sebagai area penyimpanan dan garasi kendaraan. Sementara lantai atasnya difungsikan sebagai kamar tambahan.

Memasuki area belakang, terdapat taman rindang yang ditanami pepohonan hijau dan terdapat beberapa kursi untuk bersantai menikmati udara segar di pagi atau sore hari.
Rumah ini dapat menjadi referensi hunian yang inspiratif melalui keunggulan arsitektur lokal yang tak kalah estetis dibanding arsitektur modern. Selain itu, eksekusi konsep yang konsisten membuktikan bahwa rumah yang berkarakter juga mampu menghadirkan kenyamanan bagi penghuninya.
Klik tautan di bawah untuk melihat video selengkapnya di YouTube WicakMifta!
Lokasi: Jakarta
Photographer: WM


