Rumah Kecil Lebar 3 Meter tapi Cozy Banget

Mewujudkan rumah impian tidak selalu harus dilakukan secara sekaligus. Hal inilah yang diterapkan oleh Ropikin pada tahun 2025 ketika membangun huniannya yang dinamai Tilu House.


Berdiri di atas lahan seluas 250 m², area yang baru terbangun saat ini adalah bangunan berukuran 3 x 6 meter di bagian paling belakang lahan. Mengusung konsep rumah tumbuh, ia memilih membangunnya secara bertahap menyesuaikan dengan ketersediaan budget. Saat ini, akses masuk menuju rumah mungil ini harus melewati area rumah lama terlebih dahulu.

Meski terbilang mungil, fasad rumah ini tampil beda dan menarik perhatian. Tampilan luar rumah memadukan warna-warna netral seperti hitam dan putih dengan sentuhan warna pop up berupa warna kuning cerah. Pemilihan warna kuning ini didasari karena kesukaan pemilik rumah. Warna tersebut diaplikasikan sebagai aksen bagian fasad dan beberapa elemen interior rumah agar terlihat senada.

Begitu melangkah ke dalam rumah, terdapat area living, dining, dan kitchen yang dirancang proporsional dengan pemilihan furnitur berukuran compact agar ruangan tidak terasa sesak. Area dapurnya difungsikan sebagai dry kitchen, dan menariknya, kabinet kitchen set di area ini merupakan hasil kreasi mandiri sang pemilik.

Untuk menyiasati lahan yang terbatas, area living, dining, dan kitchen dirancang memiliki high ceiling setinggi 5 meter. Plafon yang tinggi ini dapat memberikan efek visual ruang yang terasa jauh lebih luas, terang, dan lega.


Untuk menyiasati ruang yang terbatas, area kamar mandi dan wastafel dibuat terpisah. Nuansa modern minimalis sangat kental terasa pada kamar mandi berkat perpaduan dinding keramik abu-abu matte dan lantai bermotif geometris yang menambah karakter ruang.

Akses menuju area tempat tidur di lantai mezzanine dihubungkan oleh tangga kayu berdesain compact dengan lebar sekitar 60 cm. Tangga ini tampil estetik berkat balutan warna kuning cerah yang dilapisi decosheet. Posisinya dibuat efisien di samping railing besi lantai atas sehingga menciptakan koneksi visual yang harmonis dan terasa terhubung dengan lantai dasar di bawahnya.

Pemanfaatan ruang secara vertikal diwujudkan melalui lantai mezzanine yang difungsikan sebagai kamar tidur utama dan didominasi warna putih agar tetap terasa lapang.

Strukturnya dibuat dari kombinasi rangka baja ringan, besi hollow, multiplex, serta vinyl di atasnya. Area kamar ini pun menjadi tempat istirahat yang nyaman bagi penghuni rumah.

Di area depan rumah juga terdapat taman mungil yang dilengkapi kolam ikan. Pemilik sengaja menghadirkan kolam ikan di halaman depan karena menyukai gemercik suara air yang menghadirkan suasana tenang dan sejuk. Taman ini juga dihiasi beberapa tanaman dan dilengkapi area duduk outdoor yang menjadi tempat favorit untuk bersantai.
Tilu House menjadi referensi bagi siapa pun yang ingin mewujudkan hunian impian di atas lahan terbatas tanpa mengorbankan fungsi maupun estetika. Melalui kombinasi penataan ruang yang tepat, pemilihan material yang efisien, serta sentuhan furnitur DIY, rumah mungil ini membuktikan kemampuannya untuk tampil fungsional, estetik, dan nyaman untuk ditinggali.
Klik tautan di bawah untuk melihat video selengkapnya di YouTube WicakMifta!
Photographer : WM

